Pages

Kamis, 13 Desember 2012

rpp



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
 

       I.            Identitas mata pelajaran
Sekolah                        : ..................................
Kelas/ semester            : X ( sepuluh) / 2 (dua)
Mata pelajaran             : Ekonomi
Tema pelajaran            : Uang dan perbankan
Jumlah pertemuan       : 1 (satu) kali pertemuan
    II.            Standar Kompetensi
Memahami tentang  uang dan perbankan
 III.                        Kompetensi Dasar
1.      menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang
2.      membedakan peran Bank umum dan Bank sentral
3.      mendeskripsikan kebijakan dibidang moneter
 IV.            Indikator
1.      Siswa dapat menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang
2.      Siswa dapat membedakan peran Bank umum dan Bank sentral
3.      Siswa dapat mendeskripsikan kebijakan dibidang moneter
    V.            Tujuan pembelajaran
1.      Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang.
2.      Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat membedakan peran bak umum dan bank sentral.
3.      Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat mendeskripsikan kebijakan pemerintah dibidang moneter.




 VI.            Materi Ajar
A.    MENJELASKAN KONSEP PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG
1.      Permintaan uang
Permintaan uang adalah jumlah uang yang diinginkan oleh seluruh masyarakat untuk mengadakan transaksi pada suatu wilayah dan waktu tertentu.
Menurut J.M. Keynes, seorang pakar ekonomi inggris dengan teorinya liquidity preference, alasan orang menyimpan uang yaitu :
a.    Motif transaksi (transaction motive)
b.    Motif berjaga-jaga (precautionary motive)
c.    Motif spekulasi (speculation motive)
2.      Penawaran uang
Penawaran uang adalah jumlah uang yang ada dan sisp beredar untuk keperluan transaksi bagi masyarakat pada suatu wilayah dan waktu tertentu.
Faktor-faktor  yang mempengaruhi penawaran uang atau jumlah uang yang beredar dimasyarakat adalah sebagai berikut :
a.       Pendapatan
Semakin tinggi pendapatan masyarakat, semakin tinggi pula uang yang beredar dimasyarakat.
b.      Tingkat suku bunga
Jika suku bunga rendah, maka orang cenderung enggan menabung dibank. Sebaliknya jika suku bunga tinggi banyak orang utuk tertarik untuk menabung dibank.
c.       Selera masyarakat
Pada saat terjadi tren tertentu, permintaan terhadap barang tertentu akan mempengaruhi jumlah uang yang beredar.
d.      Harga barang
Jika harga barang naik, peredaran uang akan semakin cepat karena dibutuhkan lebih banyak uang untuk membeli barang tersebut.
e.       Fasilitas kredit
Jika masyarakat suka akan kredit, maka dengan sendirinya penggunaan uang tunai akan berkurang, begitu juga sebaliknya.
f.       Kekayaan masyarakat
Jumlah uang yang beredar, dimasyarakat semakin besar bila variasi kekayaan masyarakat sedikit. Tetapi bila msyarakat memiliki banyak pilihan bentuk kekayaan seperti tabungan, saham, tanah, dan lain-lain, maka jumalah yang beredar dimasyarakat akan turun.

3.      Teori nilai uang
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi naik turunnya nilai uang, yaitu:
a.    Jumlah uang dan penawaran uang
b.    Cepatnya uang yang beredar atau permainan uang
c.    Jumlah barang yang dipergunakan
Para pemikir ekonomi memiliki beberapa pendapat yang berbeda-beda mengenai nilai uang yaitu:
a)      teorikuantitas
1.      Teori kuantitas dari david ricardo
Teori ini menyatakan bahwa nilai uang itu tergantung pada jumlah uang yang beredar didalam masyarakat. Semakin banyak jumlah uang yang beredar dimasyarakat, maka semakin tinggi harga barang. Sebaliknya semakin sedikit jumalah uang yang beredar dalam masyarakat, semakin rendah pula harga-harga barang.
Jumlah uang yang beredar dapat dirumuskan sebagai berikut :
M = k . p atau P =  . M
Keterangan :
M (money)                  : jumlah uang beredar
P (price)                       : tingkat harga barang
K                                 : konstan (faktor tetap bila segala sesuatu tidak berubah)
2.      teori transaksi (transaction veloccity theory) dari irving fisher
Irving fisher mengatakan bahwa nilai uang tergantung pada jumlah uang yang beredar, kecepatan uang beredar, dan jumalah barang yang diperdagangkan.
Nilai uang dapat dihitung dengan rumus dibawah ini .
                  M x V = P x T atau P =  x V
Keterang :
M (money)                                          : jumlah uang beredar
V (velocity of circulation)                   : kecepatan peredaran uang
P (price)                                               : tingkat harga barang
T (transaction of goods)                      : jumlah barang yang diperdagangkan
3.      Cash and balance equation theorydari D.H. Roberton
Bila ffisher meninjau niai uang lewat transaction velocity atau kecepatan peredaran uang, maka D. H. Roberton melihat nilai uang dari segi Cash balance (jumlah uang yang disimpan untuk persedian kas) Roberton mengubah teori fisher menjadi seperti dibawah ini.

M = K x T x P atau P =  
Keterangan :
M (money)                              : jumlah uang beredar
K                                 : konstan (faktor tetap bila segala sesuatu tidak berubah)
P (price)                       : tingkat harga barang
T (transaction of goods) : jumlah barang yang diperdagangkan
b)      Teori persediaan kas ( cash balance theory) dari alfred marshall
c)      Bila teori-teori kuantitas di atas lebih menitik beratkan perhatian pada hubungan antara jumlah uang dan harga, maka teori  marshall memperhatikan hubungan antara jumlah uang dengan pendapatan nasional. Teori ini menyebutkan bahwa tinggi rendahnya nilai uang tergantung pada jumlah uang yang disimpan ( ditahan) untuk persedian kas.
Rumus matematika marshall adalah sebagai berikut .
        M = K x P x I

M                     : money (jumlah uang beredar)
K                     : konstan (faktor tetap bila segala sesuatu tidak berubah)
P                      : price (tingkat harga barang)
I                       : income (pendapatan)
Berdasarkan sejarah, rumus marshall mendekati kenyataan dari pada rumus fisher. Naiknya permintaan akan uang sebagai persedian kas membawa pengaruh berupa turunnya pendapatan dan diikuti dengan turunnya harga-harga barang.
B.     PERAN BANK BANK UMUM DAN BANK SENTRAL
1)      Bank umum
Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Fungsi pokok bank umum, antara lain sebagai berikut :
a.       Menyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang efesien dalam kegiatan ekonomi
b.      Menciptakan uang
c.       Menghimpun dana dan menyalurkan kepada masyarakat
d.      Menawarkan jasa-jasa keuangan lainnya
Berapa usaha yang dilakukan bank umum, antara lain sebagai berikut :
a.       Menghimpun dana dari masyarakat
b.      Memberikan kredit
c.       Menerbitkan surat pengakuan hutang
d.      Memperjual belikan atau meminjam berbagai surat berharga, surat-surat wesel, surat pengakuan hutang, sertifikat bank indonesia (SBI) dan obligasi
e.       Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga
2)      Bank sentral
Bank sentral adalah bank yang berfungsi sebagai bank sirkulasi dan sebagai induk dari bank-bank lain.
Tugas bank indonesia selaku bank sentral antara lain sebagai berikut :
1.      Menetapkan dan melaksanakan kebijakan sentral
2.      Menjaga dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
3.      Mengatur dan mengawasi bank

3)      Bank syariah
Kegiatan bank syariah pada dasarnya merupakan perluasan jasa perbankkan bagi masyarakat yang membutuhkan dan menghendaki pembayaran imbalan yang tidak didasarkan pada sistem bunga, melainkan atas dasar prinsip syariah sebagaimana digariskan pada syariah (hukum) islam.

4)      Bank pengkreditan rakyat
Bank pengkreditan rakyat adalah bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, atau bentuk lain yang sama dengan itu.
C.    MENDESKRIPSIKAN KEBIJAKAN MONETER
Kebijakan moneter adalah kebijakan pemerintah dibidang keuangan dalam hal mengatur jumlah uang yang beredar dan tingkat suku bunga, yang bertujuan untuk menjaga kestabilan nilai rupiah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tujuan kebijakan moneter antara lain sebagai berikut :
1.      Menjaga kestabilan ekonomi
Menunjukkan pertumbuhan ekonomi berjalan secara terkendali dan berkelanjutan.
2.      Menciptakan kesempatan kerja
Jika pertumbuhan ekonomi positif, maka kegiatan usaha produksi meningkat. Peningkatan produksi diikuti dengan terbukanya kesempatan kerja.
3.      Kesatabilan harga
Kondisi ekonomi yang baik akan ditandai denan tingkat harga barang yang stabil, harga barang yang terjangkau oleh masyarakat sehingga daya beli masyarakat meningkat.
Macam- macam kebijakan moneter antara lain :
1.      Kebijakan diskonto (politik diskonto)
Adalah kebijakan pemerintah dibidang keuangan dengan jalan menaikkan atau menurunkan tingkat suku bunga.
2.      Kebijakan operasi pasar terbuka (open market operation)
Adalah kebijakan pemerintah dengan menjual ata membeli obligasi kepasar bebas dengan tujuan mengendalikan jumlah uang yang beredar (money suppy).
3.      Kebjakan rasio kas (cash ratio)
Kebijakan ratio adalah kebijakan pemerintah dengan cara mengubah cadangan mnimum. Cadangan minimum adalah perbandingan antara uang tunai yangdisimpan dibank ( tidak dipinjamkan kepada nasabah ) dengan jumlah simpaan para nasabah, meliputi giro, deposito, dan lain-lain.
4.      Kebijakan pengawasan kredit secara selektif
Kebijakan ini bertujuan agar ank-bank yang memberikan kredit ( pnjaman) dan yang melakukan investasi harus sesuai yang diinginkan pemerintah.
5.      Kebijakan persuasi maral
Kebijakan ini dilakukan bank indonesia dengan meminta atau menghimbau bank untuk selalu mempertimbangkan kondisi makro ekonomi maupun kondisi mikro ekonomi masing-masing bank dalam menyusun rencana ekspansi kredit yang realistis.

D.    Alokasi waktu : 3 x 40  menit
E.     Metode pembelajaran
1.      Demonstrasi
2.      Ceramah
3.      Diskusi kelompok
4.      Tanya jawab








F.     Kegiatan pembelajaran
Pendidik
Perserta didik
Alokasi waktu
1.      kegiatan awal
a.       meninjau kesiapan siswa untuk menerima pelajaran dengan mengabsensi dan melihat kesiapan siswa untuk menerima pelajaran.
b.      Memotivasi siswa untuk menjelaskan apa saja yang diketahui tentang uang dan perbankan
c.       Apersepsi
Memberikan gambaran umum tentang uang dan perbankan

2.      Kegiatan Inti
   Eksplorasi
a.       Memberikan pertanyaan  kepada siswa tentang permintaan dan penawaran uang.
b.      Membimbing siswa dalam mendeskusikan tentang permintaan dan penawaran uang, peran bank umum dan bank sentral dan kebijakan moneter.

Elaborasi
a.       Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan konsep        tentang permintaan dan penawaran uang, peran bank umum dan bank sentral dan kebijakan moneter.

Konfirmasi
a.       Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan temuan dan kesimpulan.

b.      Membimbing merumuskan kesimpulan akhir .
3.Kegiatan Akhir
a.       Menyimpulkan materi pelajaran pada hari ini.

b.      Memberikan PR kepada peserta didik.

a.     mempersiapkan diri untuk menerima pelajaran.

b.      menjelaskan hal yang diketahui tentang uang dan perbankan.

c.       Mendengarkan penjelasan



a.       Menjawab pertanyaan sesuai dengan materi.

b.      Melakukan diskusi tentang permintaan dan penawaran uang, peran bank umum dan bank sentral dan kebijakan moneter.

a.       Diskusi tentang permintaan dan penawaran uang, peran bank umum dan bank sentral dan kebijakan moneter.

a.       Beberapa peserta didik menyampaikan hasil temuannya.

b.      Menarik kesimpulan akhir.

a.       Mendengarkan kesimpulan akhir materi.
b.      Mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru.

10 menit







10 menit




10 menit


10 menit






40 menit






25 menit






5  menit



10 menit

G.    Penilaian hasil belajar
1.      Guru dan siswa melakukan tanya jawab ( penilaian individu)
2.      penilaian untuk kelompok :
a.       penilaian dari kerja sama kelompok
b.      penilaian proses dan hasil dari kelompok
H.    Sumber belajar
1.      SIMPATI SMA sarana pasti meraih prestasi, Ekonomi
3.      Ritaindrayani.blogspot.com/.../permintaan-dan-penawaran-uang.html


I.       Media yang digunakan
v  Slide (powet point)
v  Papan tulis
v  Spidol


Mengetahui:                                                    Simpang Empat, 29 september  2012
Kepala Sekolah                                               Guru mata Pelajaran


                                                                        EZI
NIP.                                                                NIM. 16220/2010

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2012 EZIE AKUN. Powered by Blogger
Blogger by Blogger Templates and Images by Wpthemescreator
Personal Blogger Templates