RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
I.
Identitas mata pelajaran
Sekolah :
..................................
Kelas/ semester :
X ( sepuluh) / 2 (dua)
Mata pelajaran :
Ekonomi
Tema pelajaran :
Uang dan perbankan
Jumlah pertemuan :
1 (satu) kali pertemuan
II.
Standar
Kompetensi
Memahami tentang uang
dan perbankan
III.
Kompetensi Dasar
1.
menjelaskan konsep
permintaan dan penawaran uang
2.
membedakan peran
Bank umum dan Bank sentral
3.
mendeskripsikan
kebijakan dibidang moneter
IV.
Indikator
1.
Siswa dapat
menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang
2.
Siswa dapat
membedakan peran Bank umum dan Bank sentral
3.
Siswa dapat
mendeskripsikan kebijakan dibidang moneter
V.
Tujuan pembelajaran
1.
Setelah mempelajari
materi ini, siswa diharapkan dapat menjelaskan konsep permintaan dan penawaran
uang.
2.
Setelah mempelajari
materi ini, siswa diharapkan dapat membedakan peran bak umum dan bank sentral.
3.
Setelah mempelajari
materi ini, siswa diharapkan dapat mendeskripsikan kebijakan pemerintah
dibidang moneter.
VI.
Materi Ajar
A.
MENJELASKAN
KONSEP PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG
1. Permintaan
uang
Permintaan
uang adalah jumlah uang yang diinginkan oleh seluruh masyarakat untuk
mengadakan transaksi pada suatu wilayah dan waktu tertentu.
Menurut
J.M. Keynes, seorang pakar ekonomi inggris dengan teorinya liquidity
preference, alasan orang menyimpan uang yaitu :
a. Motif
transaksi (transaction motive)
b. Motif
berjaga-jaga (precautionary motive)
c. Motif
spekulasi (speculation motive)
2. Penawaran
uang
Penawaran
uang adalah jumlah uang yang ada dan sisp beredar untuk keperluan transaksi
bagi masyarakat pada suatu wilayah dan waktu tertentu.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran uang atau jumlah
uang yang beredar dimasyarakat adalah sebagai berikut :
a. Pendapatan
Semakin tinggi
pendapatan masyarakat, semakin tinggi pula uang yang beredar dimasyarakat.
b. Tingkat
suku bunga
Jika suku bunga
rendah, maka orang cenderung enggan menabung dibank. Sebaliknya jika suku bunga
tinggi banyak orang utuk tertarik untuk menabung dibank.
c. Selera
masyarakat
Pada saat
terjadi tren tertentu, permintaan terhadap barang tertentu akan mempengaruhi
jumlah uang yang beredar.
d. Harga
barang
Jika harga
barang naik, peredaran uang akan semakin cepat karena dibutuhkan lebih banyak
uang untuk membeli barang tersebut.
e. Fasilitas
kredit
Jika masyarakat
suka akan kredit, maka dengan sendirinya penggunaan uang tunai akan berkurang,
begitu juga sebaliknya.
f. Kekayaan
masyarakat
Jumlah uang yang
beredar, dimasyarakat semakin besar bila variasi kekayaan masyarakat sedikit.
Tetapi bila msyarakat memiliki banyak pilihan bentuk kekayaan seperti tabungan,
saham, tanah, dan lain-lain, maka jumalah yang beredar dimasyarakat akan turun.
3. Teori
nilai uang
Ada beberapa faktor
yang mempengaruhi naik turunnya nilai uang, yaitu:
a. Jumlah
uang dan penawaran uang
b. Cepatnya
uang yang beredar atau permainan uang
c. Jumlah
barang yang dipergunakan
Para
pemikir ekonomi memiliki beberapa pendapat yang berbeda-beda mengenai nilai
uang yaitu:
a) teorikuantitas
1. Teori
kuantitas dari david ricardo
Teori
ini menyatakan bahwa nilai uang itu tergantung pada jumlah uang yang beredar
didalam masyarakat. Semakin banyak jumlah uang yang beredar dimasyarakat, maka
semakin tinggi harga barang. Sebaliknya semakin sedikit jumalah uang yang beredar
dalam masyarakat, semakin rendah pula harga-harga barang.
Jumlah
uang yang beredar dapat dirumuskan sebagai berikut :
M
= k . p atau P =
. M
Keterangan
:
M
(money) : jumlah uang
beredar
P
(price) :
tingkat harga barang
K :
konstan (faktor tetap bila segala sesuatu tidak berubah)
2. teori
transaksi (transaction veloccity theory) dari irving fisher
Irving
fisher mengatakan bahwa nilai uang tergantung pada jumlah uang yang beredar,
kecepatan uang beredar, dan jumalah barang yang diperdagangkan.
Nilai
uang dapat dihitung dengan rumus dibawah ini .
M x V = P x T atau P =
x
V
Keterang
:
M
(money) :
jumlah uang beredar
V
(velocity of circulation) :
kecepatan peredaran uang
P
(price) :
tingkat harga barang
T
(transaction of goods) :
jumlah barang yang diperdagangkan
3. Cash
and balance equation theorydari D.H. Roberton
Bila ffisher meninjau niai uang lewat
transaction velocity atau kecepatan peredaran uang, maka D. H. Roberton melihat
nilai uang dari segi Cash balance (jumlah uang yang disimpan untuk persedian
kas) Roberton mengubah teori fisher menjadi seperti dibawah ini.
M = K x T x P atau P =
Keterangan
:
M
(money) :
jumlah uang beredar
K : konstan
(faktor tetap bila segala sesuatu tidak berubah)
P
(price) : tingkat
harga barang
T
(transaction of goods) : jumlah barang yang diperdagangkan
b) Teori
persediaan kas ( cash balance theory) dari alfred marshall
c) Bila
teori-teori kuantitas di atas lebih menitik beratkan perhatian pada hubungan
antara jumlah uang dan harga, maka teori
marshall memperhatikan hubungan antara jumlah uang dengan pendapatan
nasional. Teori ini menyebutkan bahwa tinggi rendahnya nilai uang tergantung
pada jumlah uang yang disimpan ( ditahan) untuk persedian kas.
Rumus matematika marshall adalah sebagai
berikut .
M = K x P x I
M
: money (jumlah uang
beredar)
K : konstan (faktor tetap
bila segala sesuatu tidak berubah)
P
: price (tingkat
harga barang)
I
: income
(pendapatan)
Berdasarkan
sejarah, rumus marshall mendekati kenyataan dari pada rumus fisher. Naiknya
permintaan akan uang sebagai persedian kas membawa pengaruh berupa turunnya
pendapatan dan diikuti dengan turunnya harga-harga barang.
B. PERAN BANK BANK UMUM DAN BANK SENTRAL
1) Bank
umum
Bank
umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau
berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu
lintas pembayaran.
Fungsi
pokok bank umum, antara lain sebagai berikut :
a. Menyediakan
mekanisme dan alat pembayaran yang efesien dalam kegiatan ekonomi
b. Menciptakan
uang
c. Menghimpun
dana dan menyalurkan kepada masyarakat
d. Menawarkan
jasa-jasa keuangan lainnya
Berapa
usaha yang dilakukan bank umum, antara lain sebagai berikut :
a. Menghimpun
dana dari masyarakat
b. Memberikan
kredit
c. Menerbitkan
surat pengakuan hutang
d. Memperjual
belikan atau meminjam berbagai surat berharga, surat-surat wesel, surat
pengakuan hutang, sertifikat bank indonesia (SBI) dan obligasi
e. Menyediakan
tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga
2) Bank
sentral
Bank
sentral adalah bank yang berfungsi sebagai bank sirkulasi dan sebagai induk
dari bank-bank lain.
Tugas
bank indonesia selaku bank sentral antara lain sebagai berikut :
1. Menetapkan
dan melaksanakan kebijakan sentral
2. Menjaga
dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
3. Mengatur
dan mengawasi bank
3) Bank
syariah
Kegiatan bank syariah pada dasarnya
merupakan perluasan jasa perbankkan bagi masyarakat yang membutuhkan dan
menghendaki pembayaran imbalan yang tidak didasarkan pada sistem bunga,
melainkan atas dasar prinsip syariah sebagaimana digariskan pada syariah
(hukum) islam.
4) Bank
pengkreditan rakyat
Bank pengkreditan rakyat adalah bank
yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, atau
bentuk lain yang sama dengan itu.
C. MENDESKRIPSIKAN
KEBIJAKAN MONETER
Kebijakan moneter adalah kebijakan
pemerintah dibidang keuangan dalam hal mengatur jumlah uang yang beredar dan
tingkat suku bunga, yang bertujuan untuk menjaga kestabilan nilai rupiah dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tujuan
kebijakan moneter antara lain sebagai berikut :
1. Menjaga
kestabilan ekonomi
Menunjukkan pertumbuhan ekonomi berjalan
secara terkendali dan berkelanjutan.
2. Menciptakan
kesempatan kerja
Jika pertumbuhan ekonomi positif, maka
kegiatan usaha produksi meningkat. Peningkatan produksi diikuti dengan
terbukanya kesempatan kerja.
3. Kesatabilan
harga
Kondisi ekonomi yang baik akan ditandai
denan tingkat harga barang yang stabil, harga barang yang terjangkau oleh
masyarakat sehingga daya beli masyarakat meningkat.
Macam-
macam kebijakan moneter antara lain :
1. Kebijakan
diskonto (politik diskonto)
Adalah kebijakan pemerintah dibidang
keuangan dengan jalan menaikkan atau menurunkan tingkat suku bunga.
2. Kebijakan
operasi pasar terbuka (open market operation)
Adalah kebijakan pemerintah dengan
menjual ata membeli obligasi kepasar bebas dengan tujuan mengendalikan jumlah
uang yang beredar (money suppy).
3. Kebjakan
rasio kas (cash ratio)
Kebijakan ratio adalah kebijakan
pemerintah dengan cara mengubah cadangan mnimum. Cadangan minimum adalah
perbandingan antara uang tunai yangdisimpan dibank ( tidak dipinjamkan kepada
nasabah ) dengan jumlah simpaan para nasabah, meliputi giro, deposito, dan
lain-lain.
4. Kebijakan
pengawasan kredit secara selektif
Kebijakan ini bertujuan agar ank-bank
yang memberikan kredit ( pnjaman) dan yang melakukan investasi harus sesuai
yang diinginkan pemerintah.
5. Kebijakan
persuasi maral
Kebijakan ini dilakukan bank indonesia
dengan meminta atau menghimbau bank untuk selalu mempertimbangkan kondisi makro
ekonomi maupun kondisi mikro ekonomi masing-masing bank dalam menyusun rencana
ekspansi kredit yang realistis.
D.
Alokasi waktu : 3
x 40 menit
E.
Metode pembelajaran
1.
Demonstrasi
2.
Ceramah
3.
Diskusi kelompok
4.
Tanya jawab
F.
Kegiatan pembelajaran
|
Pendidik
|
Perserta didik
|
Alokasi
waktu
|
|
1.
kegiatan awal
a.
meninjau
kesiapan siswa untuk menerima pelajaran dengan mengabsensi dan melihat
kesiapan siswa untuk menerima pelajaran.
b.
Memotivasi
siswa untuk menjelaskan apa saja yang diketahui tentang uang dan perbankan
c.
Apersepsi
Memberikan
gambaran umum tentang uang dan perbankan
2.
Kegiatan
Inti
Eksplorasi
a. Memberikan
pertanyaan kepada siswa tentang permintaan dan penawaran uang.
b. Membimbing siswa dalam mendeskusikan tentang permintaan
dan penawaran uang, peran bank umum dan bank sentral dan kebijakan moneter.
Elaborasi
a. Memberikan
kesempatan kepada siswa untuk menemukan konsep tentang permintaan
dan penawaran uang, peran bank umum dan bank sentral dan kebijakan moneter.
Konfirmasi
a. Memberikan
kesempatan kepada
peserta didik untuk
menyampaikan temuan dan kesimpulan.
b. Membimbing
merumuskan kesimpulan akhir .
3.Kegiatan
Akhir
a. Menyimpulkan
materi pelajaran pada hari ini.
b. Memberikan
PR kepada peserta didik.
|
a.
mempersiapkan
diri untuk menerima pelajaran.
b.
menjelaskan
hal yang diketahui tentang uang dan perbankan.
c.
Mendengarkan
penjelasan
a. Menjawab
pertanyaan sesuai dengan materi.
b. Melakukan
diskusi tentang permintaan dan penawaran uang, peran bank umum dan bank
sentral dan kebijakan moneter.
a. Diskusi tentang permintaan dan penawaran uang, peran bank umum
dan bank sentral dan kebijakan moneter.
a. Beberapa
peserta didik menyampaikan hasil temuannya.
b. Menarik
kesimpulan akhir.
a.
Mendengarkan
kesimpulan akhir materi.
b.
Mengerjakan pekerjaan
rumah (PR) yang diberikan guru.
|
10 menit
10 menit
10 menit
10 menit
40 menit
25 menit
5 menit
10 menit
|
G.
Penilaian hasil belajar
1.
Guru dan siswa
melakukan tanya jawab ( penilaian individu)
2.
penilaian untuk
kelompok :
a.
penilaian dari
kerja sama kelompok
b.
penilaian proses
dan hasil dari kelompok
H.
Sumber belajar
1.
SIMPATI SMA sarana
pasti meraih prestasi, Ekonomi
3. Ritaindrayani.blogspot.com/.../permintaan-dan-penawaran-uang.html
I.
Media yang digunakan
v Slide (powet point)
v Papan tulis
v Spidol
Mengetahui: Simpang Empat, 29 september 2012
Kepala Sekolah Guru
mata Pelajaran
EZI
NIP. NIM. 16220/2010
0 komentar:
Posting Komentar